Uncategorized

Macam Macam Tarian Daerah

Hasil gambar untuk tarian trasional

Tarian tradisional Indonesia atau tarian tradisional adalah salah satu tarian yang sangat kental dengan budaya dan adat istiadatnya.

Di Indonesia, ada berbagai macam tarian daerah dan penjelasannya bervariasi dan berbeda di setiap daerah.

Tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, berbagai jenis tarian daerah dan penjelasannya juga sudah sangat dikenal oleh wisatawan asing. Ini karena berbagai macam tarian daerah memiliki nilai yang sangat tinggi.

Ya, tarian daerah Indonesia ini memiliki nilai-nilai kemanusiaan, nilai harmoni, nilai kepercayaan, dan nilai-nilai adat yang berbeda-beda untuk setiap negara.

Selain itu, tarian tarian tradisional dari berbagai daerah di indonesia juga mengandung sejarah dan seni, seperti sejarah tari jaipong yang ternyata sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Begitu juga dengan kesenian yang lain yang erat kaitannya dengan nilai sejarah.

tarian tradisional juga penuh dengan nilai-nilai penting di dalamnya, gerakan ke pakaian yang digunakan saat menari di daerah itu juga sangat menarik dan memiliki cerminan budaya setempat.

Mengikuti Liputan6.com, Rabu (21/9/2019) telah merangkum dari berbagai sumber berbagai tarian daerah dan penjelasannya yang sudah dikenal luas oleh negara-negara asing.

Tari Saman dari Aceh

Saman menari menjadi berbagai macam tarian tradisional dan penjelasan yang sudah sangat terkenal. Tari Saman adalah tarian daerah yang berasal dari Provinsi Aceh, tepatnya dimiliki oleh Suku Gayo.

Sekarang Tari Saman sudah terkenal di mancanegara. Ini karena keunikan tarian yang dimiliki.

Bahkan tarian ini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Tarian ini dibawakan oleh banyak orang sekaligus yang dapat menjangkau puluhan orang.

Untuk melakukan ini, dibutuhkan kekompakan dan memahami ritme yang tepat untuk menghasilkan tarian Saman yang baik.

Tarian ini bisa dibawakan oleh pria dan wanita. Di daerah asalnya, tarian ini biasanya diadakan untuk menyambut hari libur Islam.

Tari Piring dari Minangkabau, Sumatra Barat

Tarian Piring atau dalam bahasa Minangkabau yang biasa disebut Tarian Piriang adalah tarian tradisional Minangkabau yang berasal dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Tarian ini memiliki karakteristik tersendiri. Di mana menggunakan alat bantu piring sebagai media utama.

Cara memainkan tarian piring ini adalah dengan mengayunkan piring dengan gerakan cepat dan teratur.

Dengan catatan piring tidak bebas dari tangan. Tari Piring ini adalah salah satu simbol dari komunitas Minangkabau.

Tari Gambyong dari Jawa Tengah

Berbagai macam tarian daerah dan penjelasan selanjutnya adalah Tari Gambyong. Tarian ini adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Surakarta.

Awalnya, tarian Gambyong adalah tarian rakyat untuk memeriahkan suasana selama musim panen padi.

Tetapi sekarang tarian Gambyong juga digunakan untuk acara sakral dan pada saat yang sama sebagai penghormatan kepada tamu.

Nama Gambyong diambil dari salah satu nama penari wanita kuno, yaitu Sri Gambyong.

Penari wanita ini memiliki suara emas dan tubuh yang lentur. Maka dengan dua talenta ini, nama Gambyong dapat dengan cepat menjadi terkenal dan dicari oleh banyak orang.

Hingga suatu hari nama Gambyong terdengar di telinga Sultan Paku Buwono IV dan membuat dirinya diundang untuk menari di istana.

Tarian yang dibawanya berhasil membuat semua orang di istana terpesona.

Tarian itu akhirnya dipelajari dan dikembangkan di Idtana hingga akhirnya dinobatkan sebagai tarian khas istana.

Tarian gambyong identik dengan menggunakan warna baju hijau dan kuning. Untuk musiknya, tarian Gambyong diiringi oleh musik gamelan seperti gendhang, gong, dan kenong.

Tari Kecak dari Bali

Tari kecak adalah jenis tarian tradisional yang berasal dari daerah Bali. Tarian ini sangat populer di kalangan wisatawan asing.

Ini karena keunikan tarian Kecak. Tarian ini dilakukan dengan duduk melingkar sambil mengangkat kedua tangan dan mengatakan “cak”.

Kekompakan penari ini membuatnya sangat menarik untuk ditonton. Maka tidak heran jika banyak turis yang ingin menyaksikan tarian ini ketika ke Bali.

Umumnya, tarian ini dimainkan oleh laki-laki, karena tarian Kecak merupakan cerminan dari kisah Rama dan Rahwana.

Yah, Rama dan Rahwana adalah putri yang cantik dan monyet putih. Tari kecak biasanya dilakukan di daerah yang luas seperti pantai, dan dilakukan saat matahari terbenam atau di malam hari.

Tari Jaipong dari Sunda

Berbagai macam tarian daerah dan penjelasan selanjutnya adalah tarian Jaipong. Tarian tradisional ini adalah tarian asli yang berasal dari tanah Sunda.

Tarian ini pertama kali populer di kota Karawang. Keberadaan tarian Jaipong ini tersebar di tanah Sunda, kemudian mendapat apresiasi yang sangat baik sehingga membuatnya sangat populer hingga sekarang.

Tarian Jaipong ini dimainkan menggunakan kombinasi gerakan dan gong musik tradisional, ketuk, atau drum, sehingga membuat tarian ini lebih menarik untuk ditonton.

Tari Reog dari Ponorogo

Tarian Reog Ponorogo adalah tarian yang berasal dari Jawa Timur. Ciri khas dari tarian ini adalah topeng yang digunakan oleh para penari.

Dimana para penari menggunakan topeng Reog dan Warok. Topeng ini memiliki berat ratusan kilogram dan hanya diangkat menggunakan gigi oleh penari.

Topeng Reog Ponorogo sendiri terbuat dari bulu merak asli, sehingga memiliki penampilan yang sangat indah.

Tarian ini biasanya dipertunjukkan dalam acara besar seperti festival, perayaan, perayaan, atau acara besar lainnya.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*